Minggu, 26 Februari 2012

Berkunjung ke Merapi

Mengunjungi bekas letusan Gunung Merapi yang meluluhlantakkan kota jogjakarta dan sekitarnya.

Napak Tilas

Menginjakkan kakiku kembali di Ibukota setelah 7 tahun ku tinggalkan ternyata begitu banyak perubahan yang membanggakan....

Sosialisasi Narkoba

Narkoba merupakan musuh besar di kehidupan kita semua......Penyalahgunaan Narkoba cenderung menjadi trend masa kini, mulai dari pejabat,politikus, pelajar, mahasiswa sampai selebritis, pengangguran sekalipun....Narkoba sudah jelas-jelas berdampak negatif dan merugikan kita segalanya..jauhi narkoba,jangan coba-coba mendekat, apalagi mengkonsumsinya....kita hidup tidak untuk Narkoba.

Kongres Nasional BK 2012





Menjadi peserta Kongres MGBK Nasional di Kampus Prasetya Mulya Serpong Tangerang,Februari 2012.(doc. pribadi)

Jumat, 24 Februari 2012

Selasa, 14 Februari 2012


Jika Aku Menjadi Gubernur bank Indonesia


Jika Aku Menjadi Gubernur Bank Indonesia
Menjadi Gubernur Bank Indonesia adalah sebuah amanah yang terkadang terlupakan jika seseorang telah mencapai pada puncak impiannya. Berbagai cara di lakukan demi menggapai apa yang diinginkannya, dari cara halus, tertutup maupun terbuka, hingga cara-cara kotor yang seharusnya dihindari dan dibuang jauh-jauh dari budaya Indonesia yang beradab.
Bangsa Indonesia kini sangat mendambakan Gubernur Bank Indonesia yang betul-betul pro-rakyat yang dapat mengentaskan kemiskinan dan mensejahterakan rakyat serta menjadi pengayom dan pelindung di sepanjang hayat. Khususnya dalam dunia perbankan di Indonesia.
Lewat artikel ini aku mempunyai sebuah impian besar yang sudah barangtentu akan menjadikan dambaan, harapan rakyat yang selama ini belum bisa dinikmati di era kemerdekaan yang sesungguhnya. Kita masih terbelenggu dengan kebodohan, kemiskinan dan ketertinggalan dengan bangsa-bangsa lain dari berbagai hal. Bangsa Indonesia bisa bangkit dan sejahtera jika keadaan ekonomi dan politik stabil yang sesuai cita-cita besar bangsa Indonesia.
Perekonomian akan dikatakan stabil jika masyarakat tidak ada lagi yang kelaparan, mudah untuk mendapatkan pekerjaan, proses daya jual dan daya beli berjalan dengan baik, hasil bumi bisa dinikmati,  hasil bumi dan industri bisa menembus export dan yang tak kalah pentingnya perbankan Nasional berjalan dengan sehat. Jika keadaan perbankan Nasioal sehat dan kondusif maka akan barangtentu keuangan negarapun akan stabil sehingga akan berdampak pula pada kestabilan perekonomian Indonesia.
Oleh karena itu aku bertekad seandainya aku menjadi Gubernur Bank Indonesia maka : Aku akan menerapkan kebijakan untuk menurunkan suku bunga pinjaman yang serendah mungkin bagi para pengusaha ekonomi menengah ke bawah, karena sesuai dengan fakta dan keadaan sekarang akan susahnya para pengusaha lokal atau menengah ke bawah sangat kesulitan dalam mencari permodalan dalam mengembangkan dan melebarkan usahanya. Jika aku menjadi gubernur Bank Indonesia aku juga akan berusaha untuk tidak bergantung pada pinjaman luar negeri (Bank Dunia/Word Bank), karena jika kita bergantung pada bank Dunia berarti kita akan selamanya menjadi budak dan akan selalu dianggap negara miskin,lemah dan tak punya daya upaya untuk bersaing dengan negara lain.  pinjaman dari bank Dunia hanya akan menggemukkan dan menyuburkan serta memperbesar negara-negara adidaya dalam sektor ekonomi, sehingga perekonomian di Indonesia tidak akan menuju pada kemandirian dan kemakmuran yang sesuai dengan cita-cita bangsa.   Jika aku menjadi Gubernur Bank indonesia aku juga akan selalu berusaha untuk menyehatkan sistem perbankkan Nasional yang selama ini terlalu banyak yang menghadapi berbagai krisis keuangan sehingga begitu banyak bank-bank lokal yang gulung tikar ‘terlikuidasi’ oleh sistim Bank Indonesia sendiri. Jika aku menjadi Gubernur Bank Indonesia aku juga akan selalu berusaha untuk memberantas masalah pencucian uang (Money Laundry) yang aakn diberlakukan pada siapapun pelakunya tanpa memandang latar belakang jabatan yang mereka pegang. Karena seperti kita ketahui dengan kenyataan yang terjadi sekarang seolah masih diberlakukannya sisitim tebang pilih dalam menyelesaikan masalah kejahatan perbankan di Indonesia ini.